Kamis, 16 Juli 2026

Siaga Karhutla dan Bencana, Brimob Polda Jatim Latih Personel Gunakan Alsus SAR


Surabaya- Dalam rangka mengantisipasi meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan, kebakaran permukiman, serta kekeringan pada musim kemarau 2026, Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jawa Timur menggelar Apel Gelar Perlengkapan Tanggap Bencana di Mako Kompi 2 Batalyon A Pelopor pada Kamis (16/7/2026). Dipimpin oleh Komandan Batalyon A Pelopor AKBP Mohammad Bagus Kurniawan, apel ini diikuti oleh para perwira staf, komandan kompi, dan seluruh personel jajaran. Kegiatan ini menjadi ajang pengecekan kesiapan personel sekaligus pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan operasional, alat utama (Alut), dan alat khusus (Alsus) SAR untuk memastikan seluruh perlengkapan dalam kondisi prima dan siap digunakan sewaktu-waktu.


AKBP Bagus dalam arahannya menekankan bahwa kesiapsiagaan seluruh personel harus ditingkatkan menyusul informasi BMKG yang memprediksi musim kemarau tahun ini akan berlangsung lebih panas dan berpotensi memicu berbagai bencana hidrometeorologi. Ia menjelaskan bahwa kesiapan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Korps Brimob Polri dalam Operasi Aman Nusa untuk mendukung satuan kewilayahan saat terjadi bencana. "Seluruh personel harus siap bergerak cepat, tepat, dan terkoordinasi ketika terjadi bencana," tegasnya, seraya meminta setiap jajaran untuk memetakan wilayah tugas dan wilayah back up agar respons yang diberikan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal dan tepat sasaran.


Danyon A Pelopor juga menginstruksikan jajarannya untuk mengoptimalkan langkah mitigasi bencana secara komprehensif, termasuk upaya pencegahan, pengurangan risiko, kesiapsiagaan personel, hingga penanganan korban dan pemulihan awal. Ia juga mengingatkan seluruh jajaran untuk meningkatkan pengawasan terhadap markas komando dan lingkungan sekitarnya selama musim kemarau guna mengantisipasi potensi kebakaran, serta memastikan seluruh sarana dan prasarana penanggulangan kebakaran selalu dalam kondisi siap digunakan. Langkah antisipasi ini penting untuk melindungi aset satuan sekaligus memastikan kesiapan operasional dalam menghadapi berbagai skenario bencana.


Usai apel, personel mengikuti pelatihan penggunaan peralatan SAR modern guna meningkatkan kemampuan teknis dalam memberikan respons cepat, efektif, dan profesional pada setiap penanganan bencana. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Brimob Polda Jatim dalam menjaga kesiapan operasional dan profesionalisme personel, sehingga mereka dapat bertindak dengan sigap dan tepat dalam situasi darurat. Dengan sinergi antara kesiapan personel, peralatan, dan koordinasi yang baik, Brimob Polda Jatim siap memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat di tengah ancaman bencana selama musim kemarau 2026. (Avs)

0 comments:

Posting Komentar