Kamis, 16 Juli 2026

Menyemai Ketahanan Pangan dari Pekarangan Desa Ngasem


Nganjuk- Di tengah hiruk-pikuk tantangan pangan global, Desa Ngasem di Kecamatan Jatikalen mengambil peran strategis melalui pemanfaatan pekarangan untuk pembibitan cabai yang dipantau langsung oleh Bhabinkamtibmas Aiptu Yoga pada Jumat (17/7/2026). Pemantauan ini menjadi momen penting untuk memastikan bahwa setiap tahapan teknis penyemaian, mulai dari pemilihan benih unggul hingga perawatan bibit, dilakukan dengan standar yang benar agar menghasilkan tanaman cabai yang sehat dan produktif. Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) ini bukanlah proyek sesaat, melainkan investasi jangka panjang untuk menciptakan kemandirian pangan keluarga di tingkat desa.


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan mengingatkan bahwa bibit berkualitas adalah modal utama yang tidak bisa ditawar dalam budidaya cabai, sebab bibit yang lemah akan mudah terserang penyakit dan berujung pada gagal panen yang merugikan. Ia menekankan pentingnya pendekatan ilmiah dalam proses pembibitan, seperti pengaturan kelembaban tanah, pencahayaan yang cukup, serta pemupukan dasar yang sesuai. Arahan ini menjadi pedoman bagi Aiptu Yoga dalam memberikan pendampingan teknis kepada warga, agar setiap pekarangan yang dikelola dapat menghasilkan bibit cabai yang siap tanam dengan tingkat keberhasilan tinggi.


Saat meninjau lokasi, Aiptu Yoga mencermati secara detail kondisi media tanam, sistem drainase, dan tanda-tanda awal pertumbuhan bibit untuk memastikan tidak ada masalah laten yang mengganggu perkembangan tanaman. Dialog interaktif yang ia bangun dengan para petani binaan membuka ruang diskusi tentang inovasi sederhana, seperti penggunaan pupuk organik dan teknik pengendalian hama alami yang ramah lingkungan. Kapolsek Jatikalen AKP Yoni Susilo menyatakan bahwa keberlanjutan program ini akan terus diawasi dan dievaluasi secara berkala demi mencapai hasil maksimal yang bermanfaat bagi seluruh warga.


Ke depan, Desa Ngasem diharapkan mampu menjadi percontohan bagi wilayah lain dalam mengelola pekarangan secara produktif berbasis ilmu pengetahuan dan pendampingan aparat kepolisian. Dengan konsistensi dan semangat gotong royong, pembibitan cabai ini tidak hanya menjawab kebutuhan pangan keluarga tetapi juga membuka peluang ekonomi baru yang berkelanjutan. Gerakan kecil yang dimulai dari pekarangan ini perlahan namun pasti akan menjadi fondasi kokoh bagi ketahanan pangan nasional yang lebih tangguh di masa mendatang.(Avs)

0 comments:

Posting Komentar