Loceret-Nganjuk- Di balik seragam dinas yang dikenakannya, Aiptu Sugeng Hariadi datang ke peternakan ayam petelur di Loceret dengan hati seorang pembelajar, bukan sebagai pengawas yang mencari-cari kesalahan. Sebagai Penggerak Ketahanan Pangan yang ditunjuk oleh Kapolres Nganjuk, ia memahami bahwa peran terbesarnya adalah menjadi penghubung antara aspirasi masyarakat dan kebijakan pemerintah, bukan sekadar pelaksana tugas formal. Dengan sikap rendah hati, ia melangkah ke dalam kandang, mengamati setiap detail, dan membuka ruang dialog yang nyaman bagi para peternak untuk bercerita tanpa beban.
Peternak yang ditemuinya mengisahkan perjuangan berat mengelola usaha di tengah tekanan ekonomi yang semakin hari semakin terasa, terutama ketika biaya pakan melambung tinggi sementara pendapatan dari penjualan telur tidak cukup untuk menutup pengeluaran. Ia mengaku bahwa banyak rekan peternak lain yang sudah mulai goyah dan mempertimbangkan untuk berhenti, tetapi ia memilih bertahan demi anak dan cucu yang menggantungkan hidup dari usaha ini. Aiptu Sugeng terenyuh mendengar cerita itu, lalu menegaskan bahwa ia akan menjadi jembatan yang menyampaikan keluhan ini kepada pihak-pihak yang bisa membantu.
Kejujuran dan keterbukaan peternak membuat Aiptu Sugeng semakin yakin bahwa ia harus belajar banyak hal, bukan hanya dari buku, tetapi dari pengalaman langsung orang-orang yang sudah puluhan tahun bergelut di sektor ini. Ia meminta izin untuk menggali ilmu tentang cara mengatur pakan yang efisien, mengelola kandang yang sehat, dan memprediksi pola permintaan pasar agar produksi tidak berlebihan atau kekurangan. Peternak pun merespons dengan antusias, merasa dihargai karena pengetahuannya diakui oleh seorang aparat yang selama ini mungkin hanya mereka lihat dari kejauhan.
Dengan semangat baru yang ia bawa pulang, Aiptu Sugeng berharap kunjungan ini akan menjadi titik awal dari program pendampingan peternakan yang lebih terstruktur dan berkesinambungan. Ia ingin membuktikan bahwa kehadiran Polri di masyarakat tidak hanya terbatas pada urusan keamanan, tetapi juga mampu mendorong kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan. Loceret meninggalkan kesan mendalam baginya, bahwa di balik setiap butir telur ada tetesan keringat dan harapan yang layak diperjuangkan. (Avs)

0 comments:
Posting Komentar