Sabtu, 29 Agustus 2026

Polri Buka Seleksi Terbuka Kasetukpa, 13 Perwira Diuji Transparan dan Objektif


Jakarta- Seleksi terbuka jabatan Kasetukpa Lemdiklat Polri memasuki tahap uji kompetensi bidang yang diikuti 13 perwira, terdiri dari dua Pati Brigjen dan 11 Pamen Kombes, di Jakarta, Jumat (28/8). Asisten SDM Kapolri Irjen Anwar membuka langsung rangkaian seleksi yang dirancang untuk memastikan pengisian jabatan strategis dilakukan secara profesional dan transparan. "Promosi jabatan terbuka ini merupakan upaya Polri mewujudkan tata kelola SDM yang objektif dan berbasis merit," ujarnya.


Uji kompetensi bidang melibatkan tim penguji dari unsur internal Lemdiklat, Itwasum, dan Bagian Psikologi, serta eksternal dari KemenPAN-RB untuk menjamin objektivitas penilaian. Sebelum tahap ini, seluruh peserta telah melewati pemeriksaan administrasi dan uji kompetensi manajerial sebagai langkah awal penyaringan. Pengawasan juga dilakukan oleh Divpropam dan Itwasum untuk memastikan proses berjalan akuntabel dan bebas dari intervensi.


Jabatan Kasetukpa Lemdiklat memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak perwira-perwira Polri yang berkualitas, sehingga proses seleksinya harus dilakukan dengan standar tertinggi. Uji kompetensi bidang ini mengukur kemampuan teknis, kepemimpinan, dan kapasitas peserta dalam mengemban tugas strategis tersebut. "Dengan demikian, pejabat yang terpilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan organisasi," jelas Anwar.


Keterlibatan KemenPAN-RB sebagai penguji eksternal menunjukkan keselarasan Polri dengan PermenPAN-RB Nomor 15 Tahun 2019 tentang pengisian jabatan pimpinan tinggi secara terbuka dan kompetitif. Langkah ini menjadi bukti bahwa Polri serius menerapkan prinsip good governance dalam pengelolaan sumber daya manusianya. Proses yang transparan dan diawasi ketat ini diharapkan menghasilkan pemimpin terbaik untuk Lemdiklat Polri.


Rangkaian seleksi yang telah berlangsung sejak 5 Agustus ini dijadwalkan selesai dan hasilnya diumumkan pada September 2026. Irjen Anwar menekankan bahwa prinsip profesional, akuntabel, objektif, bersih, dan transparan menjadi pegangan utama sepanjang proses. "Ini adalah komitmen Polri untuk terus membangun sistem pengelolaan SDM yang mengedepankan merit dan kualitas," pungkasnya.


Dengan seleksi terbuka ini, Polri menunjukkan transformasi positif dalam sistem promosi jabatan yang semakin modern dan akuntabel. Keterlibatan penguji eksternal dan pengawasan ketat menjadi jaminan bahwa proses berjalan adil dan menghasilkan pemimpin yang kompeten. Langkah ini diharapkan menjadi model bagi pengisian jabatan strategis lainnya di lingkungan kepolisian. (Avs)

0 comments:

Posting Komentar