Minggu, 02 Agustus 2026

Tenda Darurat di Pelabuhan, Harapan di Tengah Asap: Polresta Sumenep Siaga Penuh untuk Korban Mutiara Sentosa 2


Sumenep- Asap hitam masih membubung dari KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep saat Kombes Pol Ariek Indra Sentanu tiba di Pelabuhan Kalianget pada Minggu (2/8/2026) pagi. Ia tidak datang dengan wajah tegang, melainkan dengan tekad baja untuk memastikan tidak ada satu pun penumpang yang tertinggal atau terabaikan. Di tengah hiruk-pikuk evakuasi, ia berdiri sebagai komandan yang mengoordinasikan setiap langkah, dari penyelamatan di laut hingga pelayanan di darat, menjadikan Polresta Sumenep sebagai garda terdepan dalam respons darurat ini.


Posko Terpadu yang segera didirikan di pelabuhan bukan hanya sekadar tempat berteduh, melainkan pusat saraf dari seluruh operasi. Di sinilah laporan dari laut diterima, tim evakuasi diarahkan, dan bantuan dari berbagai instansi dikoordinasikan. Ipda Ardan, Plt. Kasi Humas Polresta Sumenep, menyebut bahwa posko ini adalah wujud kesiapsiagaan Polresta dalam menghadapi keadaan darurat, sesuai instruksi Kapolresta untuk mempercepat penanganan dan memastikan seluruh proses evakuasi berjalan sesuai prosedur.


Di tengah upaya penyelamatan, personel Polresta Sumenep juga bertugas mengamankan pelabuhan dan sekitarnya agar tidak terjadi kepanikan massa yang justru bisa menghambat evakuasi. Mereka bersama masyarakat melakukan mitigasi untuk mencegah kapal atau warga mendekati lokasi kebakaran yang masih berpotensi membahayakan. Polresta Sumenep paham bahwa dalam situasi darurat, disiplin dan ketertiban di darat sama pentingnya dengan kecepatan di laut, karena keduanya saling mendukung untuk menyelamatkan nyawa.


Polresta Sumenep juga tidak melupakan kebutuhan medis korban dengan mengerahkan personel Sidokkes yang berkoordinasi dengan RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep, RSI Garam Kalianget, dan BHC Sumenep. Kesiapan fasilitas kesehatan ini memastikan bahwa korban dengan luka serius mendapat penanganan cepat dan tepat. Ipda Ardan menutup dengan imbauan kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan memberikan ruang bagi petugas bekerja maksimal. Dalam setiap musibah, ketenangan dan informasi yang benar adalah dua senjata yang membantu petugas menyelamatkan lebih banyak jiwa, dan Polresta Sumenep mengajak semua pihak untuk bersatu dalam semangat kemanusiaan tanpa terganggu oleh spekulasi.(Avs)

0 comments:

Posting Komentar