Minggu, 31 Mei 2026

Rekaman Video Call Jadi Senjata, URC Polres Tanjungperak Bekuk Jambret Jerman Setelah Tembak Kaki


Siapa sangka, rutinitas video call bisa berubah menjadi alat pemburu kejahatan. Seorang wisatawan asal Jerman yang menjadi korban jambret di Jalan Karet, Surabaya, pada 3 Mei lalu, secara tidak sengaja mengabadikan wajah pelaku lewat panggilan video dengan pacarnya. Rekaman layar yang dilakukan pacar korban itu kemudian diserahkan ke Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjungperak, yang langsung bergerak cepat melacak keberadaan tersangka berinisial KRHS (26). Kepastian datang pada akhir Mei ketika polisi menggerebek rumah pelaku di Surabaya dan mengamankannya, meski harus diikuti dengan tindakan tegas terukur karena perlawanan sengit.

AKP M Prasetyo, Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjungperak, menjelaskan Minggu (31/5) bahwa saat akan dibawa, pelaku mencoba melawan petugas. Untuk menghentikan aksi brutal tersebut, tim URC menembak kedua kaki tersangka dengan prosedur tegas terukur. Langkah ini, menurutnya, sudah sesuai dengan aturan kepolisian dan semata-mata untuk memastikan tidak ada korban jiwa di pihak mana pun. Pelaku kini dalam tahanan dan menjalani proses hukum lebih lanjut atas tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang menyasar wisatawan mancanegara.

Sebelum kejadian, korban yang sedang berjalan kaki bersama seorang guide dan temannya, awalnya tidak menyadari bahwa dirinya sedang membidik wajah calon pelaku melalui kamera belakang HP yang masih menyala. Saat motor melintas dan merebut ponsel, wajah tersangka terekam jelas. Polisi menyebut bahwa keberuntungan ini adalah kunci utama pengungkapan kasus, mengingat minimnya saksi mata di lokasi kejadian.

Polres Pelabuhan Tanjungperak mengingatkan wisatawan, baik lokal maupun asing, untuk selalu waspada dan tidak menggunakan ponsel secara berlebihan di area publik yang sepi. Jika terpaksa, usahakan menghadap ke dinding atau berada di dekat petugas keamanan. Komitmen URC untuk memberikan rasa aman tidak pernah surut, dan tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan akan terus ditegakkan demi menjaga nama baik Surabaya sebagai kota wisata kelas dunia.(Avs)

0 comments:

Posting Komentar