Aipda Suratin percaya bahwa pekarangan warga adalah aset berharga yang harus dikelola dengan maksimal. Minggu pagi itu, ia kembali mengunjungi Desa Duren untuk memantau perkembangan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) terpadu yang dikembangkan oleh warga binaannya, mulai dari tanaman singkong yang menjulang, kolam ikan yang berisi nila dan lele, hingga kandang ayam dan kambing yang terawat bersih. Kegiatan ini adalah bagian dari arahan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan yang menginginkan Polri menjadi penggerak ketahanan pangan di semua sektor. Kapolres menekankan bahwa singkong, ikan, dan ternak adalah tiga pilar penting yang saling mendukung dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Kapolres menjelaskan bahwa konsep P2B terpadu tidak hanya tentang menanam dan memelihara, tetapi juga tentang menciptakan ekosistem yang produktif dan berkelanjutan. Ia mengatakan bahwa singkong yang ditanam di pekarangan bisa menjadi sumber karbohidrat yang melimpah, sementara ikan dan ternak menyediakan protein hewani yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, ia juga menyoroti bahwa sistem ini mengajarkan warga tentang siklus alam, di mana limbah dari satu sektor bisa menjadi input bagi sektor lain. Kapolres berharap bahwa dengan pendampingan yang terus-menerus, warga akan semakin mahir dalam mengelola pekarangan mereka secara mandiri.
Di lapangan, Aipda Suratin dengan sabar mendengarkan cerita para warga tentang pengalaman mereka mengelola P2B terpadu, termasuk tantangan yang mereka hadapi seperti serangan hama pada singkong atau penyakit pada ikan. Ia mencatat semua masukan dan berjanji akan mencari solusi bersama dengan dinas pertanian dan peternakan. Ia juga membagikan tips praktis tentang cara membuat pupuk organik dari kotoran ternak dan cara mengendalikan hama tanpa bahan kimia berbahaya. Kapolsek Sawahan IPTU Hanum Ayu Danastri menambahkan bahwa pendampingan ini adalah bentuk nyata dari komitmen Polri dalam membangun kemitraan yang erat dengan masyarakat.
Di penghujung kegiatan, Kapolsek mengajak warga untuk mulai memikirkan pengolahan hasil panen, seperti membuat keripik singkong atau ikan asin, untuk meningkatkan nilai jual produk mereka. Ia juga berharap bahwa dengan adanya pendampingan dari Polri, para warga akan semakin sejahtera dan mampu berkontribusi pada ketahanan pangan nasional. Aipda Suratin pun menutup kunjungannya dengan senyuman dan janji akan kembali lagi untuk memastikan semua berjalan sesuai rencana. Dengan semangat kebersamaan yang terus dipupuk, Polsek Sawahan optimis bahwa Desa Duren akan menjadi contoh sukses dalam pengembangan P2B terpadu yang berkelanjutan. (Avs)

0 comments:
Posting Komentar