Tuban- Dunia industri petrokimia terus bergerak dinamis, dan begitu pula potensi ancaman yang mengintai, itulah alasan mengapa Tim Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri memulai audit resertifikasi Sistem Manajemen Pengamanan di PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama pada Selasa (28/07/2026), memastikan bahwa benteng pertahanan objek vital nasional di Tuban ini tidak usang oleh zaman. Rangkaian kegiatan yang dibuka dengan sesi ramah tamah di Ruang Rapat PT TPPI, lengkap dengan pemutaran profil dan safety induction, segera berubah menjadi misi serius ketika tim yang dipimpin Kombes Pol. Aditya Surya Dharma langsung terjun ke lapangan mengecek kesiapan area Command Center, Pelabuhan, dan Central Control Building yang menjadi nadi operasional kilang.
Kombes Pol. Aditya yang menjabat Kasubdit Pam VIP Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri menegaskan bahwa sistem pengamanan di objek vital nasional tidak boleh statis, melainkan harus terus diuji dan dievaluasi secara berkala untuk beradaptasi dengan perkembangan ancaman modern seperti sabotase, spionase industri, hingga serangan siber yang dapat melumpuhkan produksi. Audit hari pertama yang berlangsung hingga 18.00 WIB ini tidak hanya mengecek infrastruktur fisik, tetapi juga melakukan wawancara mendalam dan pemeriksaan dokumen pada Elemen Komitmen dan Kebijakan serta Elemen Pola Pengamanan, melibatkan tim internal seperti AKP Kustiwinarsih, Ipda Arief Wahyudi Wibowo, serta Ir. Mangasa Ritonga dan Drs. Haryadi Fitri dari sisi eksternal.
General Manager PT TPPI, Hendra Kurniawan Wijaya, menyatakan bahwa perusahaan sangat terbuka terhadap audit ini karena menyadari pentingnya evaluasi objektif dalam menjaga kepercayaan publik dan pemerintah terhadap operasional industri strategis. Kehadiran perwakilan dari PT Pertamina dan PT Pertamina Patra Niaga dalam kegiatan ini menambah bobot sinergi lintas sektor yang menjadi kunci ketahanan energi nasional. Dengan semangat kolaborasi dan komitmen perbaikan berkelanjutan, PT TPPI dan Baharkam Polri bertekad menjadikan audit resertifikasi ini bukan sebagai tujuan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang peningkatan standar keamanan yang melindungi kepentingan bangsa dari berbagai potensi ancaman yang terus berevolusi.(Avs)

0 comments:
Posting Komentar