Nganjuk- Kecepatan respons personel Satlantas Polres Nganjuk bersama kepedulian warga Dusun Ngrajek, Desa Sambirejo, menjadi faktor penentu dalam penyelamatan korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Nganjuk–Surabaya pada Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, di mana evakuasi cepat dan penanganan medis pertama yang diberikan di lokasi sangat krusial bagi kesembuhan tujuh orang yang mengalami luka dari total delapan korban kecelakaan tersebut. Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan membenarkan bahwa insiden yang melibatkan mobil Daihatsu Taruna dan dua sepeda motor Honda Vario serta Honda Scoopy ini menelan satu korban jiwa, satu luka berat, dan enam luka ringan yang semuanya telah mendapatkan perawatan medis.
AKBP Suria Miftah Irawan menjelaskan bahwa personel yang tiba di lokasi tidak hanya fokus pada evakuasi korban dan pengamanan barang bukti, tetapi juga melakukan pengaturan arus lalu lintas untuk mencegah kecelakaan susulan yang dapat menambah derita di jalan raya yang sering dilalui kendaraan besar tersebut. Kronologi awal menunjukkan mobil Taruna yang berusaha mendahului truk dari sisi kiri kehilangan kendali setelah roda kirinya keluar dari badan jalan, kemudian oleng ke kanan, berputar arah, dan bertabrakan dengan dua motor yang datang dari arah berlawanan, sehingga penyelidikan kini diarahkan untuk menelusuri keberadaan truk dan mengumpulkan keterangan saksi.
Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Afandy Dwi Takdir menegaskan bahwa barang bukti berupa dua motor diamankan di Mako Polsek Warujayeng dan mobil Taruna di Mako Satlantas untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, sementara imbauan keselamatan terus disampaikan kepada publik. Dengan sinergi antara petugas dan masyarakat yang terjalin baik dalam penanganan darurat ini, Polres Nganjuk berharap kejadian serupa tidak terulang dan setiap pengguna jalan semakin sadar bahwa nyawa lebih berharga daripada waktu yang dihemat dengan manuver berbahaya di jalan raya.(Avs)
.jpeg)
0 comments:
Posting Komentar