Sabtu, 01 Agustus 2026

Dari Probolinggo hingga Kediri: Dua Tersangka Pembunuhan Manusia Silver Akhirnya Tersandar


PROBOLINGGO - Kisah tragis pengamen manusia silver bernama AWS (21) berakhir menyedihkan di belakang warkop Jalan Soekarno Hatta, namun perjalanan para pelaku justru baru dimulai saat mereka memilih kabur daripada bertanggung jawab. Satreskrim Polres Probolinggo Kota langsung bertindak cepat, menggabungkan teknologi rekaman CCTV dan keterangan saksi untuk mengungkap identitas tiga pelaku yang ternyata adalah teman-teman dekat korban. Pengungkapan kasus ini menjadi bukti bahwa Polres Probolinggo Kota tidak akan menyerah menghadapi kejahatan yang meresahkan masyarakat.


Pelarian panjang yang dilakukan oleh tiga pelaku membawa mereka ke Banyuwangi, Bali, dan akhirnya menetap sementara di Kota Kediri, namun takdir tidak memihak mereka. Pada Rabu (29/7/2026), tim kepolisian berhasil menangkap NAS (27) dan AH (28) di sebuah rumah kos di Kelurahan Bangsal, sementara KA masih dalam pelarian dan masuk dalam daftar buronan. Kedua tersangka yang ditangkap langsung mengakui peran mereka dalam penganiayaan yang menyebabkan kematian AWS, membuka tabir gelap tentang apa yang sebenarnya terjadi malam itu.


Fakta di lapangan menunjukkan bahwa pesta minuman keras menjadi biang keladi dari seluruh rangkaian peristiwa, karena pengaruh alkohol mengubah perselisihan kecil menjadi kekerasan yang tak terkendali. Setelah korban terjatuh dan tak berdaya, para pelaku justru semakin brutal dengan mengambil batu dan aspal untuk terus menghabisi korban, menunjukkan bahwa niat jahat telah sepenuhnya menguasai mereka. Kini, barang bukti seperti pakaian bernoda darah dan senjata-senjata tersebut telah diamankan untuk memperkuat dakwaan di pengadilan.


AKBP Rico Yumasri dengan tegas menyatakan bahwa pihaknya akan terus memburu KA sampai ia juga merasakan proses hukum yang sama seperti kedua rekannya. Kasus ini, yang dijerat dengan Pasal 458 ayat (1) KUHP, mengingatkan kita semua bahwa persahabatan yang dibangun di atas botol miras dan kekerasan hanyalah ilusi yang berakhir di penjara dan kematian. (Avs)

0 comments:

Posting Komentar