Sabtu, 30 Mei 2026

Beredar Pesan Pocong Bersenjata, Polres Ngawi Turunkan Tim dan Pastikan Tidak Ada Teror

Grup percakapan warga Ngawi mendadak panas. Sebuah pesan berantai yang mengklaim adanya teror pocong jadi-jadian di Kecamatan Geneng, Gerih, hingga Ngawi Kota menyebar dalam hitungan jam. Modusnya mengerikan: pelaku menggunakan kostum pocong untuk mengintai rumah warga pada dini hari, sementara dua rekannya membawa golok dan celurit di atas sepeda motor Honda Scoopy. Warga yang membaca langsung cemas. Namun Polres Ngawi tidak mau hanya mendengar. Mereka mengirim tim ke lapangan untuk membuktikan kebenaran informasi tersebut. Hasilnya mengejutkan: tidak ada satu pun bukti yang mendukung cerita tersebut.

Kasi Humas Polres Ngawi Iptu Dian Ambarwati dengan lugas menyatakan bahwa kabar tersebut adalah hoaks. "Kami pastikan bahwa kabar mengenai teror pocong jadi-jadian bersenjata tajam yang beredar di media sosial tersebut adalah berita bohong atau hoaks," tegasnya, Sabtu (30/5/2026). Ia menjelaskan bahwa polisi sudah melakukan pengecekan mendalam, termasuk wawancara dengan warga sekitar dan pengecekan rekaman CCTV di lokasi-lokasi yang disebut. Tidak ada aktivitas mencurigakan yang mengarah pada komplotan pocong. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu takut pada cerita-cerita tak berdasar tersebut.

Polres Ngawi mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap kejahatan nyata, bukan terhadap hantu atau pocong khayalan. "Kami menghimbau masyarakat untuk tetap waspada. Khususnya saat keluar pada malam hari, sebab tindakan kejahatan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja jika ada kesempatan," ujar Iptu Dian. Selain itu, warga diminta selektif dalam menerima informasi dari media sosial. Jangan mudah share sebelum jelas sumber dan kebenarannya. Karena hoaks tidak hanya menakut-nakuti, tetapi juga bisa mengganggu ketentraman dan membuat polisi sibuk mengejar bayang-bayang.

Polres Ngawi juga membuka pintu bagi warga yang ingin melaporkan aktivitas mencurigakan. Hubungi 110 atau datang langsung ke Polsek terdekat. Dengan kerja sama yang baik antara polisi dan masyarakat, situasi kamtibmas di Ngawi akan tetap kondusif. Dari hoaks pocong ini, kita belajar bahwa ketakutan massa bisa diproduksi dengan mudah oleh informasi palsu. Namun fakta di lapangan tidak bisa dipalsukan. Polres Ngawi telah membuktikan bahwa tidak ada teror pocong. Kini warga bisa tidur nyenyak, tetap waspada tetapi tidak perlu dihantui oleh cerita-cerita yang tidak benar.(Avs)

0 comments:

Posting Komentar